Damai anak-anak ku sayang!
Anak-anakku, waktu karunia datang kepadamu dan keluargamu, tetapi seringkali kamu menghina itu karena berdosa dan mengganggu PutraKu Yesus.
Mengapa belum kau putuskan untuk Tuhan dan kerajaan surga? Mengapa masih tidak bersatu? Mengapa kadang-kadang masih takut berbicara tentang pesan-pesanku kepada saudaramu, membiarkan musuh menghalangi kamu dari berjalan menuju Tuhan?
Tidak anak-anakku, jangan seperti itu! Berimanlah, cari dengan hati-hatimu cinta Tuhan, karena cinta Tuhan dapat menyelamatkan keluargamu dan dunia dari segala kejahatan. Tidak ada yang lebih kuat daripada cinta murni dan suci ini. Bahkan jika neraka meletus kepadamu dengan kekuatannya yang penuh, tetapi jika kamu memiliki cinta Tuhan dalam hidupmu dan mencintai, tidak ada yang dapat mengganggu atau menyentuhmu. Percayalah anak-anakku, percayalah!
Cinta Tuhan kuat dan menghancurkan kekuatan neraka. Cinta Tuhan menumbangkan semua halangan dan menjadikankamu orang-orang suci, pembawa damai ilahi.
Doalah, doalah, doalah, karena banyak anak-anakku menyakitkan Hati Ilahi Yesus karena tidak mencintai dan tidak ingin meninggalkan hidup berdosa.
Anak-anak, Aku telah berkata kepada kamu beberapa kali: dosa membunuh. Dosa membawa azab besar ke dunia ini. Jangan biarkan setan menipumu anak-anakku. Jangan terpengaruh oleh musuh yang berperang melawan rencana Bunda surgamu karena dia ingin menghancurkan dan memasukkanmu ke dalam api neraka.
Tawarlah setan dengan doa rosario, hidup menurut perintah Tuhan, dan hidup bersatu dengan Tuhan. Setiap dosa yang dilakukan oleh manusia membawa azab besar kepada dunia: azab yang belum pernah dialami umat manusia dan akan menjadi unik. Jangan biarkan Aku dan PutraKu Yesus menangis karena pemberontakanmu dan ketidaktaatanmu. Ubah hidupmu, sekarang! Tuhan memanggilmu. Dengar seruan suci-Nya, dan dunia akan bertobat.
Aku memberkati semua kalian: dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin!
Santa Perempuan itu dengan wajah yang sangat sedih. Hatinya sebagai ibu menderita untuk mereka yang tidak mau mendengarkan dan hidupkan seruan-seruannya dengan sungguh-sungguh. Banyak orang tidak memahami pentingnya waktu karunia ini, dan mereka yang bisa membantu Dia dengan menyebarluaskan pesan-pesan-Nya masih diam, karena takut atau malu untuk disindir atau dianiaya. Kita harus tidak takut pada salib, fitnah, atau penganiayaan, tetapi kita harus berani seperti orang-orang kudus untuk mengabarkan keajaiban-keajaiban Allah kepada saudara-saudaranya. Allah akan menghitungkan kepada kita semua karunia dan berkah yang telah kita terima dari Bunda-Nya yang Mahakudus, serta segala kegagalan kita dalam membantu saudara-saudara kami yang masih berada di kebodohan dosa karena kelemahan dan kelalaian kita.