Pejuang Doa

Pesan dari Berbagai Sumber

Kamis, 13 Agustus 2026

Kepercayaanmu kepada Tuhan akan menyelamatkanmu, begitu pula kasih-Nya; karena Yesus mengasihimu dengan kesempurnaan!

Penampakan Santo Padre Pio pada 29 Juni 2026, kepada Manuela di Sievernich, Jerman — Hari Raya Santo Petrus dan Paulus

Santo Padre Pio muncul dalam cahaya yang indah dan berkata:

"Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin. Tanyakan pada dirimu sendiri: Siapakah yang ingin aku layani? Apakah aku siap memikul salibku demi Kristus, atau apakah aku ingin diberi imbalan oleh dunia? Kamu akan menerima imbalan dunia dari Sang Penipu. Imbalan ini menipu dan akan membawamu pada kehancuran. Ingatlah bahwa semua kemegahan dunia ini hanya dimaksudkan untuk bertahan dalam waktu singkat. Masa kesengsaraan ini juga merupakan sebuah keputusan bagimu: Siapakah yang ingin kamu layani? Apakah kamu memikul salibmu demi Yesus?

Dengan demikian, inilah rahmat untuk kekekalan — rahmat yang menjadi batu karang iman. Kepercayaanmu kepada Tuhan akan menyelamatkanmu, begitu pula kasih-Nya; karena Yesus mengasihimu dalam kesempurnaan! Pandanglah Dia dan berpalinglah dari dunia. Berdoalah untuk perdamaian, karena pada masa ini Sang Penipu menyatakan dirinya. Semoga damai sejahtera Tuhan menyertaimu, dan berbahagialah kamu jika kamu membuka hatimu kepada Yesus dan mempersilakan Dia masuk.

Semakin kamu memanggil Raja Belas Kasih ke dalam hidupmu dan mengizinkan Dia masuk, semakin luas rahmat-Nya dapat tersebar di antara orang-orang. Lihatlah, itu tergantung padamu — dalam hati yang berdoa dan mengasihi — seberapa luas rahmat Tuhan tersebar. Berdoalah dengan sungguh-sungguh untuk Gereja dan untuk keluarga-keluarga. Tuhan sangat mengasihi keduanya, dan keluarga adalah batu penjuru Gereja; itulah sebabnya keluarga berada di bawah tekanan besar pada masa ini. Kasihilah dan percayalah kepada Tuhan. Berdoalah bagi mereka yang telah sesat. Anak-anak Allah yang terberkati, berdoalah dengan hatimu! Anak-anak Raja Belas Kasih, jadilah penyayang, sama seperti Tuhanmu telah menunjukkan kepadamu melalui teladan-Nya.

Pandanglah Tuhan; jangan melihat pada perpecahan. Jangan lupa bahwa Tuhan hidup di dalam Gereja-Nya. Berdoalah lebih banyak dan jangan menghakimi! Waktu yang kamu gunakan untuk menghakimi adalah waktu yang terbuang sia-sia. Gunakanlah untuk doa dan kasih! Itulah waktu yang kamu letakkan dalam rahmat Tuhan. Jangan melihat pada peristiwa-peristiwa dunia, pada kesalahan manusia. Pandanglah Tuhan, yang mati di kayu salib karena Kasih bagi kamu. Pengorbanan-Nya lah yang berarti, bukan kesalahan manusia. Aku berdoa bagimu!"

Santo Padre Pio berpamitan, dan kita mencium aroma bunga dan minyak. Ia akan memberkati kita nanti, bersama dengan imam.

Pesan ini dibagikan tanpa bermaksud mendahului penilaian Gereja Katolik Roma.

Hak Cipta. ©

Sumber: ➥ maria-die-makellose.ch

Teks di situs web ini telah diterjemahkan secara otomatis. Mohon maaf atas kesalahan apa pun dan lihat terjemahan bahasa Inggrisnya