Damailah dengan kamu!
Anak-anaku yang sangat ku sayangi, taatlah pada Allah dan suguhkan Hatinya Ilahi. Aku di sini hadapanmu untuk mengisi hatimu dengan kasih dan damai Allah. Berdoalah dengan iman dan kasih. Dan aku juga berkata kepadamu: baharkan hidupmu dengan sering bertobat dan menerima komuni, jika kamu ingin bersatu dengan Allah. Bukalah hati mu. Usirlah dari kehidupanmu segala yang salah. Barangsiapa menginginkan untuk menjadi milik Allah tidak boleh tinggal dalam dosa, maupun menyedihkan Hatinya.
Bebaskanlah diri kamu dari dosa, doalah bagi mereka yang buta dan tidak mau melaksanakan kehendak Allah.
Di sini aku ingin melakukan hal-hal besar. Aku ingin membantu keluarga-keluarga, memimpin mereka ke sumber Penyelamatan, yaitu PutraKu Yesus.
Dengarlah apa yang ku katakan kepadamu. Hidupkan pesan-pesanku, dan kamu akan melihat mujizat-mujizat Allah bekerja dalam hidupmu dan keluarga-keluargamu.
Percayalah. Berimanhati. Jangan ragu, karena Allah ingin menjadikanmu orang-orang iman dan doa. Aku memberkatiku semua: dengan nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin!
Hari ini, Bunda meminta kita untuk mengambil keputusan serius untuk hidup bersatu dengan Allah. Kita tidak boleh hanya ingin melayani Tuhan setengah-jalan, tetapi harus menyerahkan diri kami sepenuhnya dalam tangan-Nya. Kita tidak bisa melayani Dia sambil masih tinggal dalam kehidupan dosa. Kita harus membersihkan jiwa kita, menghilangkan segala kotoran dari hidup kita; melepaskan hal-hal yang kotor dan salah jika ingin layak menerima kasih, berkat, dan karunia Allah dengan mendalam.
Kita tidak bisa mengatakan bahwa kami adalah orang-orang yang sudah berpaling ke Allah jika kita masih menjadi penyebab perselisihan dan permusuhan karena dosa-dosa, cemburu atau iri hati. Dalam hidup anak-anak Bunda ini harus dibuang dan tidak boleh ada. Yang harus ada dan berkuasa dalam kehidupan kami adalah damai, harmoni, kebajikan, kasih karunia dan cinta; persatuan dan kesucian. Ini adalah tujuan-tujuan dan maksud-maksud yang harus dimiliki oleh anak-anak dan hamba-hamba Bunda Perawan. Tujuan-tujuan suci dan berharga itu memimpin kami ke surga. Analisis sekarang jalur spiritual dan imanmu, lihat di mana kamu perlu meningkatkan diri dan memperbaiki diri sendiri, membaharkan hidupmu dalam kasih Allah.